Kampung Inggris Pare-Kediri Jatim


Jawa Timur, Tepatnya Pare, Kampung Inggris.
Kampung dengan beribu kenangan, jiaah beribu kenangan . :D  mungkin ga nyampe juga kali yaa. Hehe
Pasti untuk kalian udah ga asing lagi dengan nama daerah itu, tapi aku pikir masih ada yang belum tau tuh apa itu Pare, apa itu Kampung Inggris.Yaa,, okelah aku kasih tau sekalian share pengalaman selama di Pare dan pengalaman saya ke Jatim.
Chek this out >>>>> J
Pare adalah salah satu nama kampung/daerah  yang letaknya di Kota Kediri  Provinsi Jawa Timur. Sejak tahun , saya tidak tahu pasti tahun berapa , hhe . yang jelas berdirilah sebuah sekolah yang bertaraf untuk belajar bahasa inggris. Nama sekolah yang pertama kali didirikan adalah BEC (Basic English Club) yang didirikan oleh Bapak Kalend Osen. Sejak saat itulah Pare mulai ramai dan dijuluki sebagai Kampung Inggris,
“kenapa namanya kampung inggris?”
yaa karena pare itu adalah sebuah kampung/ desa yang terdiri dari 2 Desa yaitu desa Tulungrejo &desa Pelem . Di kampung ini hampir semua penduduknya berbicara dengan bahasa Inggris, dari tukang bubur,sayur, warung makan dan masih banyak juga yang lainnya. Tidak hanya itu , Banyak orang yang bercerita bahwa Pare adalah kampung dengan sejuta cerita dan kenangan cinta bahkan saya sendiri yang menyaksikan betapa banyak orang-orang yang jatuh cinta lalu jadian.(kalo bikin ftv mungkin saya kasih judul “LOVE in PARE).hehehe
          Tidak hanya itu,di kampung inggris inilah saya berjumpa dengan anak-anak daerah Indonesia. Ternyata sungguh amat banyak orang-orang luar pulau Jawa bahkan sampai Luar Negeri yang datang ke Kampung ini hanya untuk belajar Bahasa Inggris.  Mungkin banyak juga yang bertanya
“kenapa mesti jauh-jauh untuk belajar inggris?”
Kalo menurut saya si gapapa yah mau jauh juga, kan ada pepatahnya “Carilah ilmu sampai ke Negeri Cina”. Yaa i think is no problem, yang penting itu ilmu dan pengalamnnya. Toh biaya hidup di Jawa itu lumayan murah. Sungguh bisa merasakan hidup yang sederhana di kampung pare ini. “kenapa?”
Yaa jelas, kemana-mana kita pake sepeda kalo bahasa disananya Ontel. :D pakai sandal-pun sandal jepit. Yang kalo di lingkungan temen-temenku baik yang di sekolah maupun yang di rumah udah jarang banget mereka pake sandal jepit, nah lo kalo di Pare pakenya sandal jepit kemana-mana juga. Hehehe assikk kan?
Selain cerita cinta-cinta yang ada / Love in Pare , masih banyak banget kenangan Indah . tapi yang sangat terasa untuk saya adalah mendapatkan teman, sahabat dan keluarga baru. Lah kok bisa?
Yaa jelas bisa, karena apa?
Kita di Pare itu gak sendirian. Terus?
Kita di Pare itu tinggal milih, mau di kost atau di camp untuk tempat tinggal sementara kita selama kita di pare untuk menuntut ilmu bahasa inggris.
“Bedanya apa kost sama camp”?
Kalo kost itu yaa kaya kita ng’kost hanya di sediakan kamar dan kamu bisa tidur tanpa ada kegiatan yang lain kalo kamu ga ngambil kelas lagi atau lebih tepatnya not a regulation/peraturan.
Beda dengan Camp , kalo camp itu seperti asrama ada kelas tambahan yang wajib di ikuti member dari camp itu sendiri. Dan ada beberapa peraturan-peraturannya selama kita tinggal di camp itu sendiri.
Kalo  dulu , saya tinggalnya di camp. Kenapa?
Karena menurut saya kalo tinggal di camp itu dapet ++, selain kita hanya belajar bahasa inggris di kelas kalo di camp itu mewajibkan berbicara dengan member-member yang lain menggunakan bahasa inggris. Selain itu camp yang saya tempati itu lumayan banyak kegiatan, maksudnya bukan hanya belajar..belajar dan belajar. Tapi ada kegiatan “Public Speaking”, “Yasinan”, dan “Holiday”.
Public speaking diadakan setiap minggu sekali tepatnya tiap hari rabu malam kamis. Di public speaking kita tidak hanya berbicara dan sekedar berbicara, tapi diuji keberanian dan mental karena kita berbicara di depan member-member yang lain. Selain itu , setelah kita jadi “Speakers” atau yang berbicara di depan ternyata untuk minggu selanjutnya kita di gilir untuk jadi “presenter”, “entertaimen”. Presenter adalah orang yang mengatur jalannya acara, biasanya yang menentukan tema , pengalaman saya dulu saya mengambil tema tentang pengetahuan, dan sebelum-sebelumnya ada “Go Green”, “BALI” dan masih banyak yang lainnya. Nah kalo entertaiment adalah orang yang menghibur, kadang ada yang bernyanyi, menari atau apapun itu yang terpenting adalah menghibur.
“Nah pasti ada yang bertanya lagi,  kalo kegiatan belajar mengajarnya gimana ya?”
Untuk yang di camp sudah pasti wajib diikuti. Biasanya ada 3x pertemuan , pagi , siang dan malam. Kalo untuk yang mau mengambil kelas di luar harus pandai-pandai bagi waktu. Cari waktu-waktu kosong yang bisa digunakan untuk kelas luar selain belajar di camp. Pesan saya maksimal ambil 2saja. (loh kenapa?)
Iyaa daripada nanti muntah-muntah karena terus-terusan belajar inggris, dan jangan salah kita disana juga kaya sekolah , ada tugas dan ada ujian akhir. Karena kelas luar itu pertemuannya hanya 2minggu dan seminggu itu 5x pertemuan. Dan setiap akhir kelas / akhir minggu ke-2 kita ujian . tergantung kita mengikuti kelas apa. Kalo program speaking biasanya ujiannya membuat cerita dan dihafal lalu berbicara di depan umum seperti (Public Speaking).
Sedangkan untuk grammer ujiannya yaa tentang grammer. Hehe
So untuk kalian yang memang benar-benar ingin belajar inggris yang effective , datang aja ke Pare. Tidak akan menyesal kok, yang ada kalian ingin balik lagi ke pare. J


Previous
Next Post »
Thanks for your comment